Udah 3 tahun lamanya gue ga merasakan hiruk pikuknya mudik di kala lebaran. Terakhir kali gue mudik pas lebaran itu di tahun 2003. Kebetulan memang 2 tahun belakangan ini gue selalu berhalangan untuk mudik, seperti di tahun 2004 dimana gue belum dpt jatah cuti alhasil gue nikmati masa2 lebaran sendiri di Jakarta.
Dan sejak tahun 2000, ini pertama kalinya keluarga gue mudik dgn kendaraan darat lagi. Kebetulan emg bokap enjoy nyetir mobil keluar kota, jadi sejak dulu dia yang full nyetir p.p. Jakarta-Magelang-Solo-Punung-dan sekitarnya. Tapi sejak tahun 2000, kita selalu mudik menggunakan pesawat karena bokap memang lagi rada sibuk kala itu jadi butuh cepet berada di Jakarta.
Eniwei, tahun ini keluarga gue ber-lebaran di hari senin, bukannya kita keluarga muhammadiyah sih tapi kebetulan beberapa teman bokap yang bisa ilmu astronomi berpendapat kalau tgl 1 syawal itu sebenarnya jatuh di hari Senin. Dan kita pun percaya dengan perhitungan itu.
Pas hari kedua lebaran, di hari Selasa kala banyak warga muslim Jakarta yang ber-Lebaran di hari itu kelar melaksanakan solat ied, kita sudah siap berangkat menuju kampuang halaman.
Hebatnya, seperti dulu, tahun ini Bokap gue full nyetir mobil dari Jakarta s/d Magelang on his own. He still enjoys the thrill of passing other cars and bus during the trip. Berangkat jam 9 pagi sampai disana jam 8 malam. Langsung malamnya di rumah Om gue, kita santap nasi goreng magelangan dan minum wedang ronde. Hidangan khas magelang banget tuh.
6 hari lamanya kita menghabiskan waktu disana. Tiba di hari Selasa kemudian berangkat pulang di hari Minggu. Kalau ditanya, ngapain aja disana ? susah juga jawabnya. Karena kebanyakan hari2 itu diisi dengan kumpul2 dengan mbah, bulek2, oom2, sepupu2 instead of jalan2. Kalaupun jalan2, itu pun untuk silaturahmi ke famili yang lebih di-tua-kan.
Perjalanan pulang tampaknya tidak selancar dan selenggang waktu keberangkatan. Sampai di indramayu kita sudah dihadapkan dengan sesama pemudik lain yang hendak balik pula ke Jakarta, dan dengan jumlah yg menggila. Kendaraan2 berplat B, F, D, dan sekitarnya bergerak lambat semua. Dan kemacetan ini baru berakhir setelah kita melewati pintu tol Bekasi Barat. Kaki gue udah mati rasa nginjak pedal kopling berkali2. Yah untuk perjalanan keluar kota memang mobil manual sebenarnya lebih mantap drpd matic. Tapi kemacetan sepanjang itu bener2 bisa bikin kaki kiri besar sebelah tuh !!
Yah despite of the bad traffic, overall perjalanan tetap menyenangkan koq =)
Bulan desember besok juga tampaknya kita bakal balik lagi ke magelang dgn mobil yang sama ini karena dua orang sepupu gue akan menikah. If you ever heard about double date, then imagine this …. double marriage. Resepsi pernikahan di gedung yang sama dan waktu yang sama untuk not only sepasang tapi untuk 2 pasang mempelai sekaligus. Believe it or not, ini bukan pertama kalinya terjadi didalam keluarga gue … he he he
"taqobalallahumina wa minkum … semoga ibadah puasa di bulan ramadhan thn ini mendapat ridho dari Allah … amiiin … mohon dimaafkan segala salah dan khilaf"


Entries (RSS)