Sebulan sudah Ramadhan berjalan. Banyak debat yang mempermasalahkan kapan bulan suci umat Islam itu akan berakhir. Apakah di hari ini (yang berarti besok sudah Lebaran) atau besok (berarti Lebaran jatuh di hari selasa).
So far pihak Muhammadiyah sudah mengumumkan hasil "riset"nya dengan mengatakan bahwa Lebaran jatuh esok Senin. Pihak Pemerintah sendiri baru akan memulai sidang itsbat malam ini pukul 8. Kalau di Arab Saudi, sudah ditetapkan bahwa Lebaran jatuh di hari Senin.
Yah dihari apapun jatuhnya Lebaran, this weekend will still be the last weekend of this year’s Ramadhan.
Hari sabtu kemarin, gue buka puasa bareng beberapa teman gue. Itu mungkin sudah biasa. Yang agak gak biasa adalah, kita berbukanya bareng dengan beberapa anak yatim di panti asuhan tempat mereka bernaung. Buat gue sendiri, ini termasuk pengalaman yang langka. Tapi tampaknya teman2 gue itu sudah rutin melakukan hal ini setiap tahun.
Hari jum’at sebelum siap2 untuk jum’atan, iva nelpon ke HP gue ngasih tau rencana buka bareng yatim ini ke gue. Dia bilang kalau mau kumpulin uang, disuruh kumpulin ke candi ajah. Kebetulan hari jum’at itu, gue dan beberapa teman kantor gue udah berencana untuk buka puasa bareng di Warung Daun, bahkan setelah itu pun kita lanjut ngupi2 ke Sudirman Place. Jadi yah baru malamnya gue sempet ketemuan ma Candi di Trattoria PI. Kebetulan dia pas lagi kumpul2 juga bareng dJawa, Tina, Andien, n Iva disana.
Kelar ngobrol2 gue pisah ama mereka, pulang. Mata gue entah kenapa terasa berat banget malem itu. Pengen cepet2 peluk guling gue, terus tidur. Sementara mereka sendiri masih lanjut ke rumah candi. Setiba di rumah agak panik juga gue melihat ban belakang kiri agak kempes. Berarti agenda gue besok paginya adalah isi angin.
Setelah isi angin (ternyata pentil ban gue agak longgar, jadi sekalian aja benerin tuh pentil) dan isi bensin ke Shell Mampang, gue habiskan siang sabtu gue itu dengan tidur. Sampai kemudian HP gue berdering. Terbaca nama penelpon "Ipehnya Mirza". Agh, si Iva pasti udah minta dijemput nih. Gak salah, dia bilang kalau Candi n teman2 yang lain udah siap untuk berangkat ke Pantinya.
Jadilah gue memacu mobil hitam gue buat jemput Iva di rumahnya di daerah PI. Terus sambil telpon2an ama Candi buat nanya ancer2 daerah Panti itu berada, kita lanjutkan perjalanan kesana sambil kejar2an dengan waktu berbuka yang tidak lama lagi.
Sampai disana udah ada Candi, Nenny, Randy, Andien, dll. Lagi beres2in makanan buka. Tak lama adzan maghrib pun terdengar. Time to break the fast =)
Setelah selesai acaranya, gue ama iva pergi ke rumah mirza di Kemang buat silaturahmi ama bonyoknya. Dari sana, terus kita ketemuan lagi ama anak2 di rumah Candi di bilangan Hang Tuah. Ternyata mereka masih pada lafer. Jadilah kita dari rumah Candi bergerak ke Lokananta wijaya. Gue sendiri sebenarnya masih rada kenyang habis makan bareng anak yatim tadi. Tapi melihat anak2 pada mesen makanan semua, tergiur juga gue buat ikutan mesen.
Kelar semua menghabiskan pesanannya, kita semua berpencar. Gue balik ke rumah tapi sebelumnya nganter si Iva pulang. Si candi n bbrp anak yang lain mengarah ke Al-Azhar. Pada mau i’tikaf. Good for them. Sayang mata gue ga mau diajak kompromi, jadi gue pikir lebih gue pulang saja untuk menghabiskan sisa malam itu dengan tidur.
"semoga Allah menjaga umurku agar dapat bertemu dengan Ramadhan lagi 11 bulan ke depan"


Entries (RSS)