Archive for October, 2006

Udah 3 tahun lamanya gue ga merasakan hiruk pikuknya mudik di kala lebaran. Terakhir kali gue mudik pas lebaran itu di tahun 2003. Kebetulan memang 2 tahun belakangan ini gue selalu berhalangan untuk mudik, seperti di tahun 2004 dimana gue belum dpt jatah cuti alhasil gue nikmati masa2 lebaran sendiri di Jakarta.

Dan sejak tahun 2000, ini pertama kalinya keluarga gue mudik dgn kendaraan darat lagi. Kebetulan emg bokap enjoy nyetir mobil keluar kota, jadi sejak dulu dia yang full nyetir p.p. Jakarta-Magelang-Solo-Punung-dan sekitarnya. Tapi sejak tahun 2000, kita selalu mudik menggunakan pesawat karena bokap memang lagi rada sibuk kala itu jadi butuh cepet berada di Jakarta.

Eniwei, tahun ini keluarga gue ber-lebaran di hari senin, bukannya kita keluarga muhammadiyah sih tapi kebetulan beberapa teman bokap yang bisa ilmu astronomi berpendapat kalau tgl 1 syawal itu sebenarnya jatuh di hari Senin. Dan kita pun percaya dengan perhitungan itu.

Pas hari kedua lebaran, di hari Selasa kala banyak warga muslim Jakarta yang ber-Lebaran di hari itu kelar melaksanakan solat ied, kita sudah siap berangkat menuju kampuang halaman.

Hebatnya, seperti dulu, tahun ini Bokap gue full nyetir mobil dari Jakarta s/d Magelang on his own. He still enjoys the thrill of passing other cars and bus during the trip. Berangkat jam 9 pagi sampai disana jam 8 malam. Langsung malamnya di rumah Om gue, kita santap nasi goreng magelangan dan minum wedang ronde. Hidangan khas magelang banget tuh.

6 hari lamanya kita menghabiskan waktu disana. Tiba di hari Selasa kemudian berangkat pulang di hari Minggu. Kalau ditanya, ngapain aja disana ? susah juga jawabnya. Karena kebanyakan hari2 itu diisi dengan kumpul2 dengan mbah, bulek2, oom2, sepupu2 instead of jalan2. Kalaupun jalan2, itu pun untuk silaturahmi ke famili yang lebih di-tua-kan.

Perjalanan pulang tampaknya tidak selancar dan selenggang waktu keberangkatan. Sampai di indramayu kita sudah dihadapkan dengan sesama pemudik lain yang hendak balik pula ke Jakarta, dan dengan jumlah yg menggila. Kendaraan2 berplat B, F, D, dan sekitarnya bergerak lambat semua. Dan kemacetan ini baru berakhir setelah kita melewati pintu tol Bekasi Barat. Kaki gue udah mati rasa nginjak pedal kopling berkali2. Yah untuk perjalanan keluar kota memang mobil manual sebenarnya lebih mantap drpd matic. Tapi kemacetan sepanjang itu bener2 bisa bikin kaki kiri besar sebelah tuh !!

Yah despite of the bad traffic, overall perjalanan tetap menyenangkan koq =)

Bulan desember besok juga tampaknya kita bakal balik lagi ke magelang dgn mobil yang sama ini karena dua orang sepupu gue akan menikah. If you ever heard about double date, then imagine this …. double marriage. Resepsi pernikahan di gedung yang sama dan waktu yang sama untuk not only sepasang tapi untuk 2 pasang mempelai sekaligus. Believe it or not, ini bukan pertama kalinya terjadi didalam keluarga gue … he he he

"taqobalallahumina wa minkum … semoga ibadah puasa di bulan ramadhan thn ini mendapat ridho dari Allah … amiiin … mohon dimaafkan segala salah dan khilaf"

Comments No Comments »

Sebulan sudah Ramadhan berjalan. Banyak debat yang mempermasalahkan kapan bulan suci umat Islam itu akan berakhir. Apakah di hari ini (yang berarti besok sudah Lebaran) atau besok (berarti Lebaran jatuh di hari selasa).

So far pihak Muhammadiyah sudah mengumumkan hasil "riset"nya dengan mengatakan bahwa Lebaran jatuh esok Senin. Pihak Pemerintah sendiri baru akan memulai sidang itsbat malam ini pukul 8. Kalau di Arab Saudi, sudah ditetapkan bahwa Lebaran jatuh di hari Senin.

Yah dihari apapun jatuhnya Lebaran, this weekend will still be the last weekend of this year’s Ramadhan.

Hari sabtu kemarin, gue buka puasa bareng beberapa teman gue. Itu mungkin sudah biasa. Yang agak gak biasa adalah, kita berbukanya bareng dengan beberapa anak yatim di panti asuhan tempat mereka bernaung. Buat gue sendiri, ini termasuk pengalaman yang langka. Tapi tampaknya teman2 gue itu sudah rutin melakukan hal ini setiap tahun.

Hari jum’at sebelum siap2 untuk jum’atan, iva nelpon ke HP gue ngasih tau rencana buka bareng yatim ini ke gue. Dia bilang kalau mau kumpulin uang, disuruh kumpulin ke candi ajah. Kebetulan hari jum’at itu, gue dan beberapa teman kantor gue udah berencana untuk buka puasa bareng di Warung Daun, bahkan setelah itu pun kita lanjut ngupi2 ke Sudirman Place. Jadi yah baru malamnya gue sempet ketemuan ma Candi di Trattoria PI. Kebetulan dia pas lagi kumpul2 juga bareng dJawa, Tina, Andien, n Iva disana.

Kelar ngobrol2 gue pisah ama mereka, pulang. Mata gue entah kenapa terasa berat banget malem itu. Pengen cepet2 peluk guling gue, terus tidur. Sementara mereka sendiri masih lanjut ke rumah candi. Setiba di rumah agak panik juga gue melihat ban belakang kiri agak kempes. Berarti agenda gue besok paginya adalah isi angin.

Setelah isi angin (ternyata pentil ban gue agak longgar, jadi sekalian aja benerin tuh pentil) dan isi bensin ke Shell Mampang, gue habiskan siang sabtu gue itu dengan tidur. Sampai kemudian HP gue berdering. Terbaca nama penelpon "Ipehnya Mirza". Agh, si Iva pasti udah minta dijemput nih. Gak salah, dia bilang kalau Candi n teman2 yang lain udah siap untuk berangkat ke Pantinya.

Jadilah gue memacu mobil hitam gue buat jemput Iva di rumahnya di daerah PI. Terus sambil telpon2an ama Candi buat nanya ancer2 daerah Panti itu berada, kita lanjutkan perjalanan kesana sambil kejar2an dengan waktu berbuka yang tidak lama lagi.

Sampai disana udah ada Candi, Nenny, Randy, Andien, dll. Lagi beres2in makanan buka. Tak lama adzan maghrib pun terdengar. Time to break the fast =)

Setelah selesai acaranya, gue ama iva pergi ke rumah mirza di Kemang buat silaturahmi ama bonyoknya. Dari sana, terus kita ketemuan lagi ama anak2 di rumah Candi di bilangan Hang Tuah. Ternyata mereka masih pada lafer. Jadilah kita dari rumah Candi bergerak ke Lokananta wijaya. Gue sendiri sebenarnya masih rada kenyang habis makan bareng anak yatim tadi. Tapi melihat anak2 pada mesen makanan semua, tergiur juga gue buat ikutan mesen.

Kelar semua menghabiskan pesanannya, kita semua berpencar. Gue balik ke rumah tapi sebelumnya nganter si Iva pulang. Si candi n bbrp anak yang lain mengarah ke Al-Azhar. Pada mau i’tikaf. Good for them. Sayang mata gue ga mau diajak kompromi, jadi gue pikir lebih gue pulang saja untuk menghabiskan sisa malam itu dengan tidur.

"semoga Allah menjaga umurku agar dapat bertemu dengan Ramadhan lagi 11 bulan ke depan"

Comments No Comments »

setelah sekian lama, lumayan menyenangkan juga akhirnya main bilyar lagi. hari kamis kemarin CNOOC ngadain pertandingan persahabatan melawan BPMigas di gillian’s plangi sekaligus buka puasa bersama. Meskipun status gue bukan sbg pemain, dan disuruh2 untuk bantu jadi official tapi lumayanlah bisa colongan main juga sembari iseng.

keesokannya sepulang kerja gue ke plangi lagi. kumpul ama temen2 kampus gue : soni, jodie, adhit, n seto. awalnya sih kita berencana mau buka puasa di solaria, tapi gimana mau dapat tempat kalo gak ada satupun diantara kita yang reserve. untungnya aura hoki gue masih berfungsi dengan baik, ketika gue ama soni mencari tempat buat kumpul (kebetulan memang kita berdua yang sampai duluan disana) ternyata di food court bagian depan ada meja kosong yang cukup buat menampung badan tambun kita semua itu.

Nasilemakbungkus ditempat yang terpisah, teman kantor gue, si ozka, udit, dll sibuk ngurus2in nasi bungkus yang sudah mereka pesan dari hari kamis. Malam itu kita memang mau jalanin rencana kita untuk berbagi rejeki dengan mereka2 yang kurang beruntung dan terpaksa mengistirahatkan tubuhnya malam2 di pinggir jalan dengan membagi2kan beberapa bungkus nasi padang hasil patungan beberapa teman kantor kita. yah jumlahnya sih ga banyak, tapi mudah2an membawa berkah dan bermanfaat.

Kelar menghabiskan waktu bersama jodie dkk, gue melangkah ke Gramedia di lt. dasar. Disana Dipo ,my other officemate, udah nungguin gue buat berangkat bareng ke rumah udit di warung buncit (tapi gue udah bilang ke Dipo mau mandi dulu dirumah sblm brgkt ke rumah udit, sekalian ganti mobil). Di gramedia, gue tertarik melihat buku Jack Welch, Winning, versi indonesia. Lumayanlah pikir gue buat bahan bacaan nanti kalau jadi mudik bareng keluarga ke magelang. Gak mahal2 pula pikir gue.

Sampai dirumah udit, ternyata udah kumpul 5 manusia (ozka, udit, toyo, dipta, coi) plus gue n dipo jadi bertujuh. Tapi waktu masi jam 11 lebih. Sementara kita rencananya mau start jam 1. Mata gue sudah rada berat sebenarnya, jadi gue sempet berpikir mau tidur dulu barang stgh jam sblm brgkt. Tapi pikiran itu lgsg hilang waktu anak2 pada manggil tukang nasgor buat mesen makanan. Tampaknya some of them blm sempet makan malam. Pada dasarnya gue tukang makan, gue ikut2an mesen juga dhe tuh nasgor padahal gue udah makan malam duluan di plangi tadi ama temen2 gue.

Gak lama datanglah baskara yang konon katanya habis syuting sinetron bareng bunga citra lestari. Tapi yang penting sih buat kita, dia bawa mobil kijangnya jadi kita bisa konvoi 2 mobil (mobil gue n mobil baskara).

Jam 1, kita mulai sibuk mindah2in nasi bungkus dari bagasi mobil udit ke mobil gue n mobil bagas (a.k.a. baskara). Kelar semua, barulah kita brgkt. Rute-nya, sesuai petuah ibu Ozka, kita telusuri jalan raya ps minggu ke arah tanjung barat. terus balik arah ke arah pancoran biar bisa bagi2 ke orang2 yang istirahat di seberang jalan itu juga.

belum 1 jam kita bergerak sudah ludes tuh 100 bungkus nasinya. "laris manis" kalau kata pedagang pasar.

Jam 2, bingung cari tempat baut sahur. Setelah muter2 sekitar Edi Bakar, Blok S, KFC Senopati, McD Blok M akhirnya kita santap sahur di KFC Blok M disebelah Ayam Bulungan.

Setelah semua selesai menghabiskan hidangan sahur, kita beranjak kembali ke basecamp kita, rumah Udit. Yang penting buat gue sih ada kasur yang bisa gue tiduri untuk melepas lelah dan memejamkan mata gue yang berat minta ampun ini.

Akhirnya kesampaian juga niatan kita buat sahur on the road. Well done, guys !!!

Comments 1 Comment »

seminggu sudah bulan ramadhan ini berjalan. tak terasa ternyata waktu berjalan dengan sebegitu cepatnya. three weeks to go and my family are off to our kampung halaman *Insya Allah*

belakangan ini di kalangan teman2 kantor, santer terhembuskan ide untuk sahur on the road sembari menyisihkan sebagian rejeki kita dengan membagi2kan makanan kepada orang2 jalanan. Which i think is a very good idea. We get to have fun while helping others, especially the less-fortunate ones.

tapi yah seperti hal-nya ide2 lain pada umumnya, giliran kita mau implementasi byk hambatannya *very common*

yah eniwei, meskipun rencana mulia ini ter-postpone (kalau tidak mau dibilang "gagal") but i still enjoy a great weekend and get to spend the night and have sahur at my friend’s, udith. Dia inilah yang rencananya akan jadi tuan rumah buat base-camp kita kalau rencana itu jadi dijalankan. Kebetulan dia memang tinggal sendiri di rumahnya. Keluarganya tinggal diluar kota semua. So we do have the luxury to wreck his place out :p

Sebelum bersinggah ke rumah sang tuan rumah itu, kita sempat rame2 merasakan hiruk pikuknya kemang food fest which i always try to avoid considering the heavy crowd there. tapi berhubung salah satu teman kita nan berbadan besar dan bernama danar ngebet pgn makan bebek di raja bubur jadi yah kita kesana. hey, it’s not quite bad afterall. atleast we manage to get an easy sit there. didn’t take us long to get a proper sit for our ass at raja bubur.

Dan ketika lidah gue merasakan daging bebek panggangnya, i instantly fall in love with it. bisa jadi karena faktor laper juga sih, maklum  sebelum ke kemang  kita kumpul2 dulu di shisa cafe wijaya and i didn’t order anything karena emang masih berasa kenyang perut ini abis buka puasa dirumah meskipun cuman sekedarnya saja. Plus, i dont think i can take those arabian menu after a long day of fasting. I need something more decent. Alhasil gue jabanin dhe tuh tawaran si danar buat nyobain bebek panggang at one of the most crowded place in Jakarta on Malming.

And it’s really worth the trouble ….. eventhough the only trouble i see is only to find a decent parking space for my phat-ass car.

now, i’m back home in the most comfy zone in the world, my lovely room. Dengan mata yang masih terasa berat (hey i didnt slept last nite!), gue sempetin diri buat buka blog temen SMA gue bernama Edison. Lumayan inspiring juga blog-nya. Somehow, it reminds me to Trump’s Business Lessons.

Secara paralel gw juga chat ama drg.diah andriasti, the dentist from Bunyu, kita online sambil gosipin onyie, temen kuliah gue. Tampaknya teman kuliah gue yang satu ini sedang terjerambab lagi dalam cinta =)  gud for you, bro … gue kapan ketularan yah … hehehe ….

ah tampaknya tinggal tersisa beberapa jam lagi sebelum sang muadzin muncul di TV dan mengumandangkan panggilan maghrib ke seantero negeri. i should get prepared … at least get a bath first.

Comments No Comments »